Isu Magnum: Benarkah Menggunakan Emulsifier Babi?

Sudah beberapa hari tidak update, ternyata ada berita yang cukup menarik tentang es krim yang kini menjadi primadona, yaitu "MAGNUM". Wuah, es krim yang terkenal yummy, walaupun harus merogoh kocek lebih dalam untuk dapat menikmatinya sepertinya sedang naik daun. Ibarat artis, tidak akan menarik tanpa gosip. Begitu pula magnum, entah untuk persaingan bisnis atau memang unsur kehati-hatian, dikabarkan mengandung BABI. Nah, lho, bener ga sih?
ARTI KODE E472??

Makara coba untuk menilik berita dari web sebelah terkait MAGNUM vs EMULSIFIER BABI. Menurut Direktur LPPOM MUI, Lukmanul Hakim, menyatakan bahwa TIDAK BENAR kalau magnum mengandung babi. Magnum sendiri sudah mendapatkan label halal dari LPPOM, jadi tidak mungkin terdapat babi di dalamnya. Mengenai kode E 472, Lukmanul Hakim menjelaskan, bila kode itu berkaitan dengan emulsi (emulsifier). Emulsi adalah bahan yang ditambahkan ke dalam campuran pangan yang menggabungkan komponen air dan minyak. Kode E472 itu pengelmusi berupa nabati maupun hewani. Hewani bisa berupa babi dan juga non-babi. Telah diteliti bahwa pengemulsi hewaninya bukan dari babi.
Dalam kabar  di Facebook itu tertulis juga kode E lainnya yang diduga mengandung babi, seperti E100, E110, E120, E140, E141, dan lain sebagainya. Terkait dengan kode E lainnya itu, yang tersebar di berbagai produk pangan, Lukmanul Hakim tidak mengetahui persis detilnya. Yang beliau tahu kode E di atas 470, pengelmusiannya itu mulai bersinggungan  dengan hewani.
Jurnal Halal LPPOM MUI
Seperti yang tercantum dalam majalah Jurnal Halal LPPOM MUI edisi Maret-April 2011 tercantum 29 kelompok es krim terdapat produk es krim produk Wall’s yakni Moo, Magnum, Conello, Populaire, Padle Pop, Mini Cornetto, Wall’s Vanilla Choc-Choc, Neopolitana, Triple Choco, Twist, Moo Tub, Selection Gelato Nochiola, Viennetta Brownie, Moo Mini Milk, Cornetto Disc memiliki kode produksi 00290047180208 dengan masa kadaluwarsa 9 Maret 2012 dan diproduksi PT Unilever Indonesia. Dikonfirmasi terpisah, Plh Kepala Balai Besar POM Samarinda Justina Ribka Benjamin menambahkan, Magnum telah memiliki nomor registrasi Makanan Dalam (MD) 205510544119. Pemberian sertifikat halal merupakan kewenangan LPPOM MUI setelah produsen mengajukan untuk dilakukan pengujian terhadap kandungan yang ada dalam bahan baku produknya.

0 komentar:

Post a Comment