Diet Faringitis : Radang Tenggorokan



Faringitis (dalam bahasa Latin; pharyngitis), adalah suatu penyakit peradangan yang menyerang tenggorok atau faring. Kadang juga disebut sebagai radang tenggorok.Radang ini bisa disebabkan oleh virus atau kuman, disebabkan daya tahan yang lemah. Pengobatan dengan antibiotika hanya efektif apabila karena terkena kuman. Kadangkala makan makanan yang sehat dengan buah-buahan yang banyak, disertai dengan vitamin bisa menolong. Makanan lunak adalah makanan  yang memiliki tekstur yang mudah dikunyah, ditelan, dan dicerna dibandingkan makanan biasa. Makanan ini mengandung cukup zat-zat gizi, asalkan pasien mampu mengkonsumsi makanan dalam jumlah cukup. Menurut keadaan penyakit, makanan lunak dapat diberikan langsung kepada oasien atau sebagai perpindahan sari makanan saring ke makanan biasa.

Tujuan Diet
Memberikan makanan yang cukup sesuai dengan keadaan penderita, untuk mencegah dan mengoreksi defisiensi energi, zat gizi, dan cairan.
Syarat Diet
1. Cukup energi, protein, dan zat gizi lainnya.
2.  Makanan mudah dicerna, porsi makanan kecil, dan sering diberikan.
· untuk menghitung kebutuhan energi, tergantung ada atau tidaknya demam, factor injury yang diberikan adalah 1,1—1,2. sedangkan faktor aktivitas tergantung keadaan penderita.
· Kebutuhan protein tergantung berat ringannya penyakit. Rasio nitrogen biasanya 175:1
3. Cukup cairan.
4. Bentuk makanan tergantung pada kemampuan menelan. Diberikan secara bertahap, dimulai dari makanan cair penuh atau cair kental, makanan saring kemudian makanan lunak.
 Contoh kasus
Seorang pria berusia 40 tahun dengan berat badan 62 kg dan tinggi badan 170 cm sedang mengalami kesulitan menelan karena menderita faringitis dan suhu tubuhnya 39oC. Jantung dan paru-paru normal. Penderita terbaring di tempat tidur.
Jawab:
IMT = BB/TB2 = 62/(1,7)2 = 21,4 (normal)
BEE = 66 + (13,7 X BB) + (5 X TB) - (6,8 X U)
      =  66 + (13,7 X 62) + (5 X 170) - (6,8 X 40)
      = 1493, 4
Energi = BEE X AF X IF
          = 1493,4 X 1,2 X 1,26
Energi = 2.258 Kal
Protein = Kebutuhan Energi sehari/175 X 6,25
       =  2258/175 X 6,25 = 80,6 g
 Menu
Pagi          : Bubur Nasi, Terik Hati Ayam dan Tahu, 
Teh Manis
SeL.I          : Bubur Kacang Hijau
Siang         : Nasi Tim, Sup Bola-bola Daging 
sayur labu dan wortel, Setup Pisang
SeL.II         : Puding Maizena dan Teh Manis
Malam      : Nasi lunak, Kari Ayam dengan Tempe 
serta sayur Wortel dan Labu, Jus Jambu
SeL. III : Biskuit dan Susu
Perhitungan Nilai Gizi
Bahan
Ukuran
g
URT
Sarapan


Beras
100
1/4 gls
Hati Ayam
50
1 ptg sdg
Tahu
100
1 bj bsr
Minyak
5
1/2 sdm
Gula
195
1,5 sdm
Selingan I


Kacang Hijau
25
2,5 sdm
Santan
50
1/4 gls
Gula
26
2 sdm
Makan Siang


Beras
50
1/8 gls
Daging sapi
25
1/2 ptg bsr
Wortel
100
1 gls
Labu
100
1 gls
Tahu
100
1 bj bsr
Susu
100
1/2 gls
Telur
30
1 btr
Pisang
75
1 bh bsr
Santan
50
1/4 gls
Gula
13
1 sdm
Selingan II


Tepung Maizena
40
8 sdm
Gula
6,5
1/2 sdm
Gula
6,5
1/2 sdm
Makan Malam


Beras
100
1/4 gls
Daging ayam
50
1 ptg bsr
Tempe
50
2 ptg sdg
Wortel
100
1 gls
Labu
100
1 gls
Santan
50
1/4 gls
Jambu
50
1/2 gls
Gula
13
1 sdm
Selingan III


Biskuit
25
2,5 buah
Susu
60
0,6 gls
Gula
13
1 sdm


2 comments:

  1. Ada cara pencegahannya jika dilihat dari aspek gizi?
    boleh tau sumber aslinya dari buku apa?
    makasih

    ReplyDelete
  2. itu kasus sama banget yang ada dimodul dietetik aku

    ReplyDelete