Undur-undur: Kuliner Ekstrim dan Unik, Namun Berkhasiat


Photo 2 of 2Peyek Undur-Undur - Photo by Fajar KliwonBerawal mula dari keinginan aku dan teman-teman untuk berwisata kuliner ke Jogjakarta, mulailah aku browsing internet mengenai kekayaan kuliner di sana. Setelah sekian lama berselancar di dunia maya, muncullah menu kuliner yang cukup ekstrim dan unik dari Kulon Progo. Rempeyek Undur-undur, ada undur-undur darat maupun undur-undur laut. Hmm, sungguh membayangkannya saja sudah geli ya sobat. Tapi, ternyata  eh ternyata, undur-undur memiliki banyak khasiat lho. Walaupun dunia sudah moderen, dunia dalam genggaman kata para pecinta smartphone, baik itu fans berat android maupun blackberry. Setelah ini, netter dan blogger boleh broadcast info ini ke teman-teman lewat BBM maupun whatsapp. Jadilah, orang pertama yang menguasai undur-undur. Banyak fakta yang akan diungkap di sini. Ssst,,, undur-undur ternyata bisa terbang? Hmm... semakin penasaran kan? Serangga yang berjalan mundur itu, ternyata bisa mengitari dunianya dengan sayapnya... Hmmm...

Kenalan dulu yuk sama undur-undur, biar kita bisa menyayanginya. Pepatah lama mengatakan, tak kenal maka tak sayang bukan? Oke deh, kita mulai dari sosoknya yang oke punya ya. Unik dan ajaib. Setelah ini, kita akan mengagumi kuasa Illahi lebih dari sebelumnya. Undur-undur tergolong jenis insecta atau serangga. Perlu diketahui bahwa undur-undur yang biasa kita lihat di tanah dan berjalan mundur, hanyalah larva dari  sebuah fase metamorfosis sempurna. Undur-undur dewasa, memiliki bentuk seperti capung jarum atau dragonfly. Undur-undur biasa disebut antlion atau semut singa. Karena dia adalah pemangsa semut. Jadi, undur-undur ini binatang karnivora ya sobat.
Nah, mau tahu tidak kenapa undur-undur berjalan mundur?  Karena ternyata, Larva ini memiliki abdomen besar yang berbuku-buku, memiliki sepasang kaki depan yang pendek dan sepasang kaki lagi yang panjang. Sepasang kaki depan bergerak mendorong badan ke belakang dan kaki panjangnya juga didesain untuk mendorong tubuh bagian depan untuk mundur. Jadi, undur-undur jalannya mundur karena secara morfologi kakinya lebih mudah untuk memundurkan badannya. Tapi mundurnya undur-undur tujuannya adalah untuk membenamkan tubuhnya ke tanah. Ujung abdomen yang meruncing memudahkan upaya pembenamannya ke dalam tanah. Sudah tau kan sobat, kalau rumah undur-undur itu berbentuk kerucut terbalik. Hal ini untuk memudahkan menangkap mangsa.
Nah, lantas apa istimewanya undur-undur? Sobat, ternyata, nenek moyang kita yang cerdas itu sudah mewariskan kuliner yang berkhasiat. Memang terdengarnya sangat ekstrim dan unik ya. Namun, ternyata  masyarakat      Kepulauan       Karimunjawa    secara  tradisional       telah memanfaatkan undur-undur (Myrmeleon sp.) sebagai obat penurun gula darah dengan menggunakan pisang  sebagai campurannya. Terbukti kan, nenek moyang kita memang pandai dan inovatif. Buktinya, hingga sekarang, undur-undur diyakini bisa menyembuhkan penyakit diabetes. Hmm.. bagaimana kajian secara ilmiah ya? Oleh Tyas Kurniasih, Mokhamad Isma’il, Febri Susilowati, Sinta Puji Lestari dari Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta telah mengkaji hal tersebut dengan menggunakan tikus putih. Faktanya, undur-undur bisa menurunkan kadar gula darah. Mengapa? Karena undur-undur ini mengandung zat sulfonylurea yang bisa melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Nah, insulin ini yang berfungsi mengendalikan glukosa dalam darah. Nah, cara konsumsi juga macam-macam sobat. ada yang diminum langsung, 3 sampai 5 ekor hidup-hidup. Ada juga yang dijadikan rempeyek undur-undur. Nah, sobat mau mencoba? Kuliner ekstrim dan unik, namun berkhasiat: "Rempeyek Undur-undur"
Tapi sobat, amankah konsumsi undur-undur? Penelitian rekan kita Femi dkk dari Fakultas Kedokteran UNS tahun 2010 menunjukkan bahwa terdapat efek samping dari konsumsi undur-undur ini. Setelah dilakukan uji toksisitas sub-kronis undur-undur pada tikus putih, diketahui bahwa efek samping konsumsi undur-undur ini adalah terjadinya kerusakan pada sel jaringan hepar (hati) tikus. Oleh karenanya mereka menyarankan untuk hati-hati konsumsi undur-undur terutama bagi penderita penyakit hati. Kita tunggu lagi penelitian lebih lanjut tentang pengobatan diabetes ini menggunakan undur-undur ya kawan. Semoga kita tetap bijak dalam berwisata kuliner. Kuncinya adalah jangan makan secara berelebihan. Penelitian ini menggunakan dosis 3 ekor undur-undur setiap hari yang diberikan selama kurang lebih tiga bulan. Nah, untuk pecinta kuliner yang ekstrim dan unik, rempeyek undur-undur, bisa mensiasatinya dengan mengkonsumsi kadang kala saja. Misalnya, sebulan sekali saja. Hanya untuk menyalurkan hasrat terpendam. Setidaknya sudah mencicipi kuliner ekstrim dan unik, rempeyek undur-undur.

Daftar Pustaka:
Move Indonesia. Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH), Seloliman Trawas Mojokerto. 2007. Mengenal Undur-undur.
Femi Dwi Aldini, dkk. 2010. Studi efek samping undur-undur darat (Myrmeleon sp) sebagai obat antidiabetik pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus). Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret. http://femidwialdini.blog.uns.ac.id/2010/05/22/studi-efek-samping-penggunaan-undur-undur-darat-myrmeleon-sp-sebagai-obat-antidiabetik-pada-tikus-putih-jantan-rattus-norvegicus/

Jangan Lupa comment untuk Makara ya,,,Qt berbagi iLmu bersama saling bersilaturahmi...^^

10 comments:

  1. hebat sobat di jabodetabek sudah tidak ada undur-undur,, ini sudah jd binatang langka karena habitat hidupnya sudah tidak ada.ok ditunggu coment bactnya di link artikenya ini

    ReplyDelete
  2. mungkin rasanya rada-rada mirip Laron gitu yak? krenyes-krenyes gurih? (saya juga belum pernah makan laron!). Boleh juga nih jadi cemilan! :D

    ReplyDelete
  3. Siip...oia, kalau capung jarum tu Damselfly...bukan dragonfly...
    Oia, yang pernah saya coba rempeyek undur2 pantai, yg banyak dijajakan oleh mbok2 di pantai parangtritis, pantai glagah, dsb dideket rumah saya....kalo undur2 darat, belum pernah... lalu, kenapa bisa kebetulan dua jenis undur2 yg sama sekali tidak ada hubungan kekerabatan ini memiliki khasiat yg dianggap sama? Undur2 pantai merupakan binatang berkhitin dari subfilum Crustacea (kerabat lobster, kepiting, dll)...sedangkan undur2 darat (Myrmeleon sp.) adalah Ordo Neuroptera yg notabene adalah turunan serangga....

    Yg perlu kita tahu, keduanya bukan dari jenis yg sama....kebetulan saja masyarakat mengenal keduanya dgn nama undur2....Myrmeleon gampang dicari disekitar rumah, ketauan sarangnya,,,kalau Emerita sp. (undur2 pantai), sampai harus menggali pasir pantai dalam2, karena Emerita sp. lebih cepat menggali drpada tangan kita....haha

    ReplyDelete
  4. wuah, aku juga belum pernah nih.
    bagaimana kalau kita berkunjung ke rumah Danang? Kita coba undur-undurnya. Hehehe
    Oya, Damselfly itu artinya capung jarum
    dragonfly itu artinya capung secara keseluruhan.
    Hehehe
    mav ya. ada kesalahan ^.^

    ReplyDelete
  5. Kalo aq yg rempeyek undur2 laut udah...kalo yg darat belom....belum pernah liat sebelumnya,,,harus ngumpulin banyak dong ya buat bkin rempeyek undur2 darat? kecil2 kan ya...hehe

    Boleh,nanti coba rempeyek undur2 di TKP-nya,. haha..pake sambal terasi kayaknya enak...hmmm....

    ReplyDelete
  6. danang dari kulon progo juga?
    agak geli tapi pengen coba.. hahaha
    ga ada yang kemasan ya? bisa tuh jadi ide bisnis. xixi

    ReplyDelete
  7. bukan kulonprogo sih,,,di bantul (sebelahnya)..tp sama aja, pantai2 dijogja pasti bisa nemuin gituan...
    ya karena itu olahan rumah tangga, jd dibungkus plastik layaknya rempeyek pd umumnya...untuk ide bisnis sangat bagus...harus ditinjau lagi bahan bakunya, karna memang mncari undur2 tidak segampang mendapatkan ikan teri, udang, dll...bisa diakali melalui budidaya undur2nya... udah lulus ya? skrg kerja dmana?

    ReplyDelete
  8. Alhamdulilah, udah, agustus kmrn. Hehehe...
    Belum kerja nih, masih menggalau... hahaha
    disuruh kuliah lagi, jadi aku coba2 dulu lamar kerja ma cari beasiswa... hehehe
    Iya, bener budidaya undur2..
    mungkin danang tertarik? hehehe

    ReplyDelete
  9. Hebat yah.. Ekstrim sekali Kuliner tapi jujur baru kali ini saya mendengar(membaca) "UNDUR-UNDUR". Tapi Good infonya ..

    terima kasih udah berkunjung di Blog ane yang belom seberapa !!

    Angga10bie
    Yuk berkunjung lagi hehe

    ReplyDelete
  10. sama2 andi, blog kamu juga bagus kok...
    yuk, semangat menulis...hehehe
    aku juga belum pernah coba makan tuh undur2 jadi pengen ke jogja..hahaha

    ReplyDelete