Brokoli : Si Hijau Pencegah Kanker

Back to Nature sepertinya sudah menjadi trending topic saat ini. Termasuk dalam urusan makanan. Sayur-mayur tidak lagi menjadi secondary meals tetapi menjadi sosok yang utama. Bahkan, sampai ada konsep vegetarian. Hmmm..ya, semua ingin mendapatkan longevity life. Oke, sosok yang akan kita bahas kali ini adalah si hijau, BROKOLI. Hmm.. membayangkannya saja sudah yummy. Let`s chek this out! Brokoli (Brassica oleracea) termasuk dalam famili Brassica dan tergolong dalam kubis-kubisan (1). Membicarakan tentang khasiat brokoli, ternyata tidak ada habisnya.
Menetralkan Zat Penyebab Kanker (2,3)
Brokoli mengandung senyawa glukorafanin yang merupakan bentuk alami senyawa antikanker sulforafana (sulforaphane). Antioksidan ini mampu membantu menghilangkan atau menetralkan zat penyebab kanker (karsinogenik). Selain itu, kandungan beta karoten, vitamin C (lebih tinggi daripada jeruk, kalsium, dan klorofil yang tinggi juga berperan dalam mencegah kanker.Klorofil mampu menghambat mutasi gen atau perubahan gen yang mendahului kanker.
Komponen Antikanker (3)


Komponen AntiKanker Mekanisme Kerja
Indol Memperbaiki hormon estrogen , memacu aktivitas zat antioksidan dan mekanisme detoksifikasi
Isothiosianat Menghambat pertumbuhan tumor dan perkembangan kanker
Sulforafan Meningkatkan proses detoksifikasi
Kumarin Mencegah terjadinya reaksi kimiawi yang menghasilkan senyawa penyebab kanker terutama pada bagian tubuh rawan kanker, seperti lambung, usus besar, anus, tenggorokan, payudara
Glukosinolat Memacu aktivitas zat antioksidan dan mekanisme detoksifikasi
Ditioltion Memacu aktivitas zat antioksidan dan mekanisme detoksifikasi
Fenol Merangsang enzim-enzim detoksifikasi dan mencegah pembentukan senyawa kanker

Mengatur Kadar Gula Darah (2)
Brokoli mengandung kromium dan serat yang tinggi dapat membantu mengatur kadar gula darah.

Melancarkan Metabolisme (3)
Kandungan serat yang tinggi, selain dapat mengatur gula darah, juga dapat membantu melancarkan pencernaan. Kandungan serat tak larutnya yang tinggi menjadikannya efektif membuang sisa metabolisme, yang dapat memicu kanker. Hal ini terutama baik untuk mencegah kanker kolon.

Mencegah Anemia (3)
Khasiat berkaitan dengan kandungan asam folatnya yang tinggi. Asam folat akan berikatan dengan vitamin B12 membentuk hemoglobin (Hb).

Mencegah Penyakit Jantung (3)
Brokoli mengandung rendah natrium dan tinggi kalium. Hal ini menguntungkan bagi kerja jantung, karena selain untuk mencegah tekanan darah tinggi, kalium berperan juga dalam pengoptimalan kerja jantung, serta menggiatkan pengiriman zat-zat gizi.

Kandungan Gizi Brokoli (3)

Perbandingan Kandungan Gizi Brokoli dalam 100 gram
  Mentah Masak
Energi (kkal) 32 26
Karbohidrat (g) 5.9 3.6
Protein (g) 0.3 4.5
Lemak (g) 4.5 0.3
Vitamin A (SI) 2499 2501
Vitamin B1 (mg) 0.17 0.09
Vitamin B2 (mg) 0.23 0.2
Vitamin B3 (mg) 0.9 0.8
Vitamin B6 (mg) 0.21  
Vitamin C (mg) 113 90
Vitamin E (mg) 1  
Asam Folat (mkg) 130 56
Asam Pantotenat (mg) 1  
Kalsium (mg) 103 88.1
Fosfor (mg) 78 62
Seng (mg) 0.65 0.15
Magnesium (mg) 18.5  
Kalium (mg) 381.9 267.1
Natrium (mg) 15 10

 Nah, sekarang sudah tahu manfaat brokoli kan netters? Saatnya memasukkannya di daftar belanja dan masakn kita hari ini ya.. Selamat berkreativitas :D

Daftar Pustaka:
(1) Nugroho SHS. 2006. Sehat dan Bugar Secara Alami. Jakarta: Niaga Swadaya.
(2) Suwarto A. 2010. 9 Sayur & Buah Sakti Tangkal Penyakit. Yogyakarta: Liberplus
(3) Ide P. 2007. Seri Diet Korektif: Diet Cabbage Soup. Jakarta: PT Elex Media Computindo.

3 comments:

  1. Thanks a lot for this important informations.. :-)

    ReplyDelete
  2. Berbagi Kisah , Informasi dan Foto

    Tentang Indahnya INDONESIA

    www.jelajah-nesia.blogspot.com

    ReplyDelete
  3. Berbagi Kisah , Informasi dan Foto

    Tentang Indahnya INDONESIA

    www.jelajah-nesia.blogspot.com

    ReplyDelete