AQUATIC THERAPY UNTUK OSTEOPOROSIS

      Mungkin sobat pernah atau justru malah sering membaca atau mendengar tagline “Kesehatan memang bukan segala-galanya, tapi tanpa kesehatan segalanya tidak ada artinya.” Bagaimana pendapat Sobat?
Terganggunya kesehatan sudah pasti menyebabkan terganggunya produktivitas seseorang. Salah satunya adalah gangguan kesehatan pada tulang. Tulang berfungsi untuk menopang tubuh kita, apa jadinya kalau tulang kita menjadi rapuh? Yup! Osteoporosis atau pengeroposan tulang memang menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang. Bagaimana tidak, silent disease atau penyakit yang tiba-tiba datang tidak memberikan gejala atau tanda-tanda awal memang menakutkan. Gejala baru akan terasa pada osteoporosis lanjut, yaitu patah tulang, nyeri punggung, punggung yang semakin membungkuk, dan kehilangan tinggi badan.
Gambar, AQUATIC, THERAPY, UNTUK, OSTEOPOROSIS, terapi, air

Bagi seseorang yang terkena osteoporosis, saat ini banyak pengobatan yang ditawarkan. Segala jenis pengobatan ditujukan untuk mengurangi risiko patah tulang. Salah satunya adalah Aquatic Therapy atau Terapi Air yaitu metode terapi yang mengandalkan pada respon-respon tubuh terhadap air. Aquatic Therapy sangat aman untuk latihan bagi penderita osteoporosis. Jenis fisioterapi di dalam kolam renang ini menyediakan tempat yang aman untuk latihan tanpa menimbulkan risiko terjatuh atau mengalami patah tulang. Misalnya, terapi dilakukan di kolam renang atau kolam terapi.
AQUATIC, THERAPY, UNTUK, OSTEOPOROSIS, terapi, air

Terapi Air ini berfungsi untuk:
  • Meningkatkan kekuatan otot,
  • Mengurangi nyeri dengan mengurangi tekanan penumpuan berat badan pada sendi dan tulang,
  • Meningkatkan keseimbangan,
  • Mempercepat kesembuhan, dan
  • Meningkatkan propioseptif (reseptor sendi).
Aquatic Therapy juga dapat membantu untuk rileks dan meningkatkan sirkulasi darah, lingkup gerak sendi, tonus otot, dan kepercayaan diri.

          Berikut ini beberapa bentuk latihan di kolam renang untuk penderita osteoporosis diambil dari Bates A, & Hansen N. The Principles and Properties of Water: Aquatic Exercise and Therapy (1996:21-28).
Jangan lupa, walaupun Aquatic Therapy ini tergolong aman, sebaiknya penderita osteoporosis tetap didampingi oleh therapist atau orang terdekat. Pendampingan ini diperlukan untuk mengawasi dan memberikan pertolongan sigap jika tiba-tiba terjadi sesuatu penderita osteoporosis.
AQUATIC THERAPY atau Terapi Air TERBUKTI BERHASIL
Berdasarkan jurnal Bruce E. Becker, MD, MS yang mengulas tentang Aquatic Therapy : Scientific Foundations and Clinical Rehabilitation Applications, penelitian Bravo et al. pada wanita post-menopause selama lebih dari 1 tahun, membuktikan bahwa kelompok yang melakukan terapi air, terjadi peningkatan pada kelenturan, kekuatan, daya tahan, kekuatan jantung dan pernafasan tubuh, serta psikologi dibandingkan yang tidak melakukan terapi air. Kelompok ini juga membuktikan bahwa selama 1 tahun lebih, tidak terjadi penurunan massa dan mineral tulang. Begitu pula penelitian yang dilakukan di Turki dan Jepang.
Terapi air yang mereka lakukan bermacam-macam, seperti (1) melakukan aerobik “jongkok-berdiri”, berlompat, dan berendam di dalam kolam dengan kedalaman air sepinggang; (2) berenang; dan (3) terapi air seperti pada gambar di atas dengan kedalaman kolam sebahu. Serta masih banyak ragam aquatic therapy yang lainnya.
Terapi air ini tidak hanya baik untuk pengobatan penderita osteoporosis, tetapi juga untuk mencegah osteoporosis. Masih di dalam jurnal Bruce E. Becker, MD, MS, penelitian menunjukkan bahwa anak-anak atau remaja yang rutin berenang, memiliki massa dan mineral tulang lebih baik beberapa tahun berikutnya daripada kelompok yang tidak berenang.

Bagaimana, tertarik mencoba untuk melakukan aquatic therapy?



Sumber:

Susanto E. 2008. Olahraga Renang Sebagai Hidrotherapy dalam Mengatasi Masalah-Masalah Kesehatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Olahraga Volume 20, Nomer 202, 20 Oktober 2008, Univeristas Negeri Yogyakarta.

Becker BE. 2009. Aquatic Therapy : Scientific Foundations and Clinical Rehabilitation Applications. The American Academy of Physical Medicine and Rehabilitation Journal. V0L I, 859-872, September 2009.

Bates A, & Hansen N. (1996). The Principles and Properties of Water: Aquatic Exercise and Therapy. Philadelphia, PA: WB Saunders Co; Pages: 21-28.

2 comments:

  1. Hallo, baru sekali ini aku visit blog khusus pangan & gizi. Like it. Makasih sudah berkunjung ke blogku ya. Salam kenal :)

    ReplyDelete