Move On dengan Meditasi

     Entah sejak kapan, kata "Move On" menjadi kosakata yang sangat terkenal di dalam kamus kehidupan kita saat ini. Tentu saja kata tersebut berkaitan erat dengan kata "Galau." Kondisi dimana kita menjadi sangat serba sulit untuk keluar dari zona ketidaknyamanan. Sudah seharusnya "Move On" mendominasi setiap kegalauan yang kita alami. Entah, galau dalam hal percintaan, pekerjaan, studi, ataupun perencanaan masa depan. Lantas bagaimana cara kita agar "Move On" lebih mendominasi dibandingkan "Galau"? Menurut artikel yang saya baca dalam laman Personal Branding Agency milik Indscript Creative, salah satu cara terbaik untuk "move on" adalah dengan "MEDITASI".
      Adjie Silarus, seorang meditator, menyatakan bahwa meditasi merupakan salah satu cara terbaik untuk kita berdamai dengan diri sendiri. Kita semua pasti tahu bukan, kalau "galau" itu sebenarnya berasal dari pikiran dan emosi kita sendiri. Yang mungkin saja berpikir terlalu rumit yang sebenarnya bisa kita pikirkan dengan cara yang lebih sederhana. 
      Melalui meditasi, kita dapat menenangkan pikiran dan tubuh untuk memberikan efek positif di setiap pandangan hidup kita. Meditasi merupakan latihan pernafasan yang mendorong gelombang otak menjadi lebih tenang. Meditasi membuat kita fokus pada masa kini, bukan pada masa lalu maupun masa depan. Ketika ketenangan sudah kita dapatkan, maka kita akan lebih bisa menikmati hidup yang kita jalani saat ini.
    Ketenangan batin inilah yang akan membawa kita untuk "move on" dari masa lalu. Persoalan apapun di masa lalu bukan hal yang harus kita sesali, melainkan tantangan yang harus kita lalui. Percaya bahwa terdapat hikmah yang dapat kita ambil untuk menghadapi masa kini dan masa depan. 
     Ketenangan batin juga mampu mengikis kecemasan dan ketakutan akan hal-hal yang belum tentu terjadi. Oleh karena itu, meditasi mampu membuat kita kembali mencintai diri sendiri, mendekatkan diri pada Tuhan, dan mengubah hidup kita lebih positif.
    Bukan sekedar teori, Adjie Silarus, adalah Meditator yang sukses mengikis masa lalunya yang buruk melalui metode meditasi yang dilakukan terus menerus. Adjie mencapai titik bahagia bukan karena apa yang akan dia dapatkan di masa depan, tetapi karena apa yang sudah dia dapatkan sekarang dan apa yang telah dia lakukan untuk mengikis trauma masa lalunya. Bahagia bukan semata-mata sebagai akibat tapi bahagia pun menjadi sebab.
  Bagaimana sobat? Terpikir untuk menghilangkan kecemasan dan memulai langkah awal "Move On" dengan meditasi? Mari kita mulai dari sekarang!

0 komentar:

Post a Comment