4 Khasiat Istimewa Kapsaisin Cabai

        Bagi sebagian orang, keberadaan cabai sangat wajib terhidang menghiasi meja makan. Sudah dapat dipastikan bahwa keberadaan cabai di Indonesia pun menjadi sangat wajib. Terlihat dari fenomena maraknya tempat-tempat makan berciri khas olahan cabai. Pecinta cabai patut berbangga dengan bahan pangan ini karena di balik pedasnya cabai terdapat manfaat yang luar biasa bagi kesehatan.
       Sebelumnya, tidak afdhol rasanya kalau kita tidak berkenalan dengan penanggung jawab rasa pedas yang ada di cabai. Yup! Kapsaisin! Kapsaisin adalah senyawa yang bertanggung jawab penuh atas rasa pedas yang mendominasi bahan pangan berwarna-warni ini. Senyawa kapsaisin terdapat di dalam "urat" cabai yang berwarna putih, tempat melekatnya biji cabai. Makanya, kalau mau mengurangi rasa pedasnya, biasanya orang-orang membuat biji beserta "uratnya". Eits, justru bagian inilah yang membuat nikmat dan bikin ketagihan. Hehehe... Pun, memiliki khasiat yang tiada tara ;)

  • Penambah Nafsu Makan
Bagi orang yang akan berdiet dan cinta cabai sebaiknya menghindari cabai dalam menu makanannya. Karena, kapsaisin bersifat stomakik yakni bersifat meningkatkan nafsu makan.
  • Pengurang Rasa Sakit
    Kapsaisin dapat merangsang produksi hormon Endorfin, dimana kita ketahui bahwa hormon ini berperan dalam mengurangi rasa sakit. Oleh karena itu, sering kita jumpai seseorang yang menderita gejala sakit kepala akan sembuh jika mengonsumsi makanan yang pedas. Hal ini dikarenakan rasa pedas yang ditimbulkan oleh kapsaisin dapat menghalangi aktivitas otak ketika menerima rasa sakit dari pusat sistem saraf. Terhambatnya perjalanan sinyal rasa sakit ini dapat mengurangi rasa sakit yang diderita seseorang.
    Pada saat yang bersamaan, kapsaisin akan mengencerkan lendir sehingga dapat melonggarkan penyumbatan pada tenggorokan dan hidung. Hal ini pula yang menyebabkan makanan bercita rasa pedas dapat meringankan orang yang memiliki penyakit hidung dan tenggorokan seperti pilek, batuk, bahkan sinusitis.
  • Mencegah Stroke dan Jantung Koroner
    Kapsaisin juga bersifat koagulan sehingga dapat mencegah seseorang terkena stroke dan jantung koroner. Cara kerjanya adalah dengan cara menjaga darah tetap encer dan mencegah terbentuknya kerak lemak pada pembuluh darah. Oleh karena itu, kegemaran konsumsi cabai dapat memperkecil kemungkinan seseorang menderita penyumbatan saluran pembuluh darah (aterosklerosis).
  • Parem Kocok
Khasiat yang lain adalah cabai sebagai bahan dasar parem kocok. Cabai dapat meringankan rasa pegal dan ngilu akibat rematik. Kapsaisin juga bersifat antiradang.


Daftar Pustaka
Suyanti. 2007. Membuat Aneka Olahan Cabai. Jakarta: Niaga Swadaya.

0 komentar:

Post a Comment