12 Tips Mempersiapkan Bisnis Online


Kini, untuk menjaring konsumen sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya, kita tidak perlu repot-repot membuka banyak cabang toko di berbagai daerah. Cukup dengan membuat toko online, maka produk maupun jasa kita dapat diakses oleh calon konsumen di seluruh daerah. Bahkan seluruh dunia. Hanya saja, kembali ke kita sebagai produsen apakah bisa memenuhi semua permintaan dari daerah atau negara tempat tinggal konsumen. Akan tetapi, titik terpenting dalam hal ini adalah menjaring calon konsumen seluas-luasnya. Memperluas pemasaran produk maupun jasa kita dengan cara yang lebih mudah, efektif, dan efisien. Seperti halnya membangun toko offline, membuat toko online juga butuh persiapan. Salah-salah justru kita tidak dianggap profesional dan kurang mendapatkan kepercayaan calon konsumen. Simak 12 Tips Mempersiapkan Bisnis Online berikut sebelum Anda memutuskan untuk membangun toko online. 
1. PERSIAPAN
Pelajari konsep dasar jualan via online, cari tahu karakter pembeli online di Indonesia. Pelajari bisnis online, bisa dari seminar, training, buku ataupun dari internet.

2. RISET PASAR
Lakukan riset pasar terlebih dulu, lakukan survey kecil-kecilan tentang potensi pasar. Misal: cari tahu produk apa yang jika dijual via online akan sukses. Kita juga bisa lihat dari percakapan di dunia online, google analytics serta social media.

3. PRODUK YANG DIJUAL
Tentukan produk yang akan dijual, produk manakah yang akan dijual secara online, persiapkan kemasan yang baik. Hal yang juga penting adalah kualitas foto produk harus BAGUS & JELAS, karena akan menjadi display produk untuk membuat konsumen tertarik.
 
4. CARI PEMASOK
Jika kita bukan selaku produsen dan hanya menjadi penjual produk, maka kita perlu mencari pemasok dari produk kita, kita harus memastikan pemasok produk kita memiliki kualitas baik dan bisa memenuhi permintaan kita.

5. LOKASI JUALAN
Tentukan lokasi jualan kita, apakah kita membuat toko online sendiri atau kita hanya menumpang ke market place. Saran kami sebaiknya membuat toko online sendiri.

6. STRATEGI PROMOSI
Tentukan media promosi yang akan dipakai: misal facebook, twitter, seminar, iklan online, direct marketing (SMS, BBM, WA, Email), forum, marketplace, blog dll.



7. TARGET PENJUALAN
Saat menjalankan bisnis online, kita harus menetapkan target omzet per bulan, per minggu, per hari. Tujuannya agar target ini sebagai acuan kita untuk menjalankan strategi apa yang tepat untuk mencapai omzet tersebut.

8. HANDLE PEMESANAN
Persiapkan tata cara ketika ada pemesan yang memesan produk kita. Jika pemesan semakin banyak usahakan ada tim yang handle pemesanan. Pastikan tim yang menjalani bagian ini responsif & cekatan ketika ada pesanan. Jangan lambat.

9. TATA CARA PEMBAYARAN
Persiapkan tata cara pembayaran. Untuk saat ini selain kartu kredit serta paypal, tata cara pembayaran yang umum adalah melalui transfer ke rekening bank. Usahakan agar kita punya lebih dari 1 no rekening. Misal BCA & Mandiri, karena kedua bank ini sering dipakai untuk transfer jual beli online.
 
10. TATA CARA PENGIRIMAN
Proses ini dimulai dari pengepakan barang & penggunaan jasa pengiriman barang. Pastikan agen jasa pengiriman barang dapat dipercaya.

11. STRATEGI JUALAN
Terapkan berbagai strategi jualan untuk menaikan omzet. Misal membeli lebih banyak mendapat harga murah, membeli lebih dapat bonus atau hadiah. Ada program paket produk, ada program diskon atau potongan harga khusus member.

12. LANGSUNG JUALAN
Setelah menerapkan ke 12 strategi ini, yuk langsung buka bisnis online, kita langsung jualan. Tahap-tahap simpel ini bisa digunakan sebagai referensi untuk membuka bisnis online. Intinya langsung jualan & jangan takut gagal.



gambar, boneka, wisuda, uksw, flanel, lucu


BC Edisi 41

Published by
@Ednovate

0 komentar:

Post a Comment