8 Tanda dan Gejala Tuberkulosis Serta Penanganannya

Sobat pasti sudah akrab dengan istilah Tuberkulosis atau biasa disingkat TBC alias TB. Betul! TB adalah penyakit pernafasan yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis yang bersifat sistemik sehingga dapat mengenai hampir semua organ tubuh seperti paru, otak, tulang, dan ginjal dengan lokasi terbanyak di paru yang biasanya merupakan lokasi infeksi primer.
8, tanda, dan, gejala, tuberkulosis, tb, pengobatan, diet
Pada tahun 1992 WHO telah mencanangkan tuberkulosis sebagai Global Emergency. Laporan WHO tahun 2004 menyatakan bahwa terdapat 8,8 juta kasus baru tuberkulosis pada tahun 2002, sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman tuberkulosis dan menurut regional WHO jumlah terbesar kasus ini terjadi di Asia Tenggara yaitu 33% dari seluruh kasus di dunia.
Di Indonesia sendiri, penyakit TB merupakan penyakit yang paling mematikan setelah stroke dan jantung. Tiap tahun 65 ribu orang meninggal karena TB, tertinggi setelah Cina India dan Afrika selatan. Mengapa kasus kematian karena TB menduduki peringkat yang cukup tinggi di Indonesia? Karena sebagian besar masyarakat masih menganggap TB sebagai penyakit biasa dan tidak dibiarkan saja, tidak mendapatkan perhatian/penanganan khusus.

8 Gejala Khas TB
Tingginya angka kematian karena TB disebabkan pula karena minimnya pengetahuan masyarakat akan perbedaan penyakit batuk biasa dan TB. Oleh karena itu, menjadi penting bagi kita untuk mensosialisasikan tanda-tanda seseorang menderita TB. Berikut 8 gejala khas seseorang menderita TB:
1.   Batuk yang berlangsung tiga minggu atau lebih.
2.   Batuk berdahak berwarna abu-abu atau kuning yang bisa bercampur dengan darah.
3.   Nyeri di dada dan paru-paru, yang bisa menyebabkan sesak napas. Sesak napas itu bisa menyebabkan pusing.
4. Berkeringat di malam hari adalah salah satu cara tubuh melindungi dari penyakit. Berkeringat di malam hari dapat dimulai dengan demam dan akhirnya menyebabkan keringat berlimpah diikuti oleh menggigil.
5.  Demam atau panas dingin
6.  Kehilangan nafsu makan
7.  Penurunan berat badan yang sangat drastis dan keletihan yang tidak bisa dijelaskan.
8. Amati urine yang berubah warna (kemerahan) atau urine keruh. Ini merupakan gejala yang muncul pada tahap selanjutnya.

Nah, apakah sobat pernah menemukan seseorang dengan gejala seperti di atas? Bisa jadi, seseorang tersebut sedang menderita TB. Lantas, apa yang harus kita lakukan ketika mengetahui seseorang menderita TB?
Segera rujuk orang tersebut untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis paru untuk mengikuti serangkaian tes seperti tes kulit, tes darah, X-ray dada, tes dahak, dan serangkaian tes khusus lainnya untuk memastikan apakah seseorang tersebut benar-benar menderita TB atau tidak. Penderita dapat memeriksakan diri di Puskesmas, Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru (BP4), Rumah Sakit, klinik dan dokter praktek swasta. Di Puskesmas, penderita bisa mendapatkan pengobatan TB secara cuma-cuma (GRATIS).

Beberapa hal yang harus diperhatikan dan tidak boleh dilupakan saat seseorang diketahui memiliki 8 gejala khas TB adalah:
1.   Segera kenakan masker pada penderita maupun kita yang secara langsung berinteraksi. Karena dikhawatirkan akan terjadi penularan melalui kontak dengan dahak atau menghirup titik-titik air dari bersin atau batuk dari orang yang terinfeksi kuman tuberkulosis.
2.  Hindari berbicara terlalu dekat dengan penderita TB tanpa pelindung (masker).
3.  Hindari menggunakan alat makan secara bersamaan dengan penderita TB.

Penanganan TB
Terdapat 3 langkah utama dalam penanganan pemulihan kesehatan penderita TB, yaitu pengobatan medis, diet tepat bagi penderita TB, dan pola hidup sehat.

1.    Pengobatan Medis
Saat seseorang diketahui positif menderita TB, maka langkah selanjutnya adalah penanganan pengobatan secara cepat dan tepat. Jangan ditunda karena penyakit TB yang tidak segera ditangani dapat menyebar ke organ-organ vital tubuh, seperti:
  • Tulang : Nyeri tulang punggung dan kerusakan sendi bisa akibat TB yang menginfeksi tulang Anda. Dalam beberapa kasus, tulang rusuk terpengaruh.
  • Otak : TB di otak Anda bisa menyebabkan meningitis, pembengkakan selaput yang kadang-kadang fatal menutupi otak dan sum-sum tulang belakang.
  • Hati dan ginjal: Hati dan ginjal membantu menyaring limbah dan kotoran dari aliran darah. Fungsi ini terganggu jika hati atau ginjal dipengaruhi TB.
  • Jantung: TB bisa menginfeksi jaringan yang mengelilingi jantung, menyebabkan radang dan cairan yang bisa mengganggu kemampuan jantung Anda memompa secara efektif. Kondisi ini disebut cardiac tamponade yang bisa fatal.

Pengobatan dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap awal (intensif, 2 bulan) dan tahap lanjutan. Lama pengobatan 6-8 bulan, tergantung berat ringannya penyakit. Penderita harus minum obat secara lengkap dan teratur sesuai jadwal berobat sampai dinyatakan sembuh. Dilakukan tiga kali pemeriksaan ulang dahak untuk mengetahui perkembangan kemajuan pengobatan, yaitu pada akhir pengobatan tahap awal, sebulan sebelum akhir pengobatan dan pada akhir pengobatan.

Dorong seseorang yang menderita TB untuk disiplin pada saat pengobatan. Bagaimana jika seseorang tidak disiplin dalam berobat?
  • P enyakit tidak akan sembuh atau bahkan menjadi lebih berat.
  • Penderita tetap dapat menularkan penyakitnya pada orang lain.
  • Penyakit menjadi makin sukar diobati karena ada kemungkinan kuman TB menjadi kebal, sehingga diperlukan obat yang lebih kuat dan lebih mahal. Obat untuk kuman yang kebal tidak tersedia di semua fasilitas kesehatan.
  • Perlu waktu lebih lama untuk sembuh.
  • Penderita dapat juga menularkan kuman yang sudah kebal obat pada orang lain.


2.    Makanan yang Bergizi
Selain upaya pengobatan, penderita TB juga harus melakukan diet yang tepat untuk mempercepat proses pemulihan kesehatan penderita TB. Sebaiknya, diusahakan agar  penderita TB selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi. Tujuan pemberian diet pada penderita TB  sangat individual tergantung dari kondisi pasien, tetapi secara umum adalah
  • untuk mencegah penurunan BB lebih lanjut dan atau meningkatkan berat badan (bila terjadi malnutrisi);
  • menggantikan zat-zat gizi yang hilang, menghindari dehidrasi,
  • merangsang nafsu makan dan menghindari inflamasi, infeksi, dan komplikasi paru.
Penurunan kemampuan makan pada penderita TB menyebabkan perlunya modifikasi pada bentuk makanan (lunak, lembek, atau cair), rute makanan, frekuensi makan, jadwal pemberian makan, dan jenis makanan yang disukai atau tidak disukai.

Prinsip dan syarat  pemberian diet pada penderita TB diantaranya:
  • Kebutuhan kalori diberikan berdasarkan kebutuhan basal ditambah dengan faktor stress (bila ada peningkatan suhu, 13% kalori tiap kenaikkan 1°C), kemampuan aktifitas, kondisi status gizi saat ini. Pemberian diberikan secara bertahap sesuai kemampuan pasien untuk menghindari risiko refeeding syndrome (beban jantung yang berlebihan akibat pemberian diet yang terlalu agresif).
  • Kebutuhan protein disesuaikan dengan kebutuhan dengan mempertimbangkan status gizi dan peyakitnya. Gunakan bahan makanan yang mengandung protein nilai biologi tinggi.
  • Makanan diberikan dengan porsi kecil tapi sering (lebih dari 6 kali sehari) sesuai kemampuan pasien. Bila perlu dikombinasikan dengan makanan cair yang mudah serap.
  • Cairan diberikan adekuat (35 cc/kg BB saat ini atau 2 l/hari), kecuali ada keadaan yang memerlukan pembatasan cairan.
  • Penambahan asam lemak omega 3 berguna untuk menormalkan selera makan, memperbaiki intake makanan, dan menghindari kehilangan berat badan yang berlebihan.
  • Kandungan vitamin dan mineral seperti kalsium, zat besi, vitamin C, Vitamin B6, karoten dari makanan harus cukup. Tambah suplemen jika dibutuhkan.
  • Atur jadwal makan yang terintegrasi dengan pemberian obat TB.
Adapun beberapa pilihan bahan makanan yang dapat digunakan berdasarkan kandungan zat gizi adalah sebagai berikut :

Makanan sumber zat besi
Terigu, gandum, whole grain, cereal, oatmeal, hati, daging ayam, daging sapi, ikan, buah-buahan kering (kismis,kurma), kacang kenari, kacang-kacangan, kacang polong,  brokoli, kacang polong, kacang kedelai, kembang kol, pisang, semangka, anggur.
Makanan tinggi protein
Daging sapi, daging domba, susu, youghort, keju, ikan, kacang-kacangan, kacang buncis, dan telur
Makanan sumber vitamin A
Brokoli, wartel, kentang manis, bayam dan sayuran berwarna hijau, hati, produk olahan susu, telur, aprikot
Makanan sumber vitamin C
Buah-buahan dan jus buah, tomat, kentang rebus, brokoli, jagung manis, strawberi, dll
Makanan sumber kalsium
Susu, yoghurt, dan keju, susu kedelai, tahu, brokoli, sayuran hijau, sardine, salmon dengan tulang, kacang matang (kalengan)

Agar makanan dapat mengandung cukup zat gizi pada saat dikonsumsi maka perlu diperhatikan beberapa tips pengolahan dan penyajian makanan yang dapat mempertahankan atau meningkatkan kandungan zat gizi yang dibutuhkan. Berikut adalah beberapa tips pengolahan makanan bagi penderita TB:
  • Zat besi lebih mudah diserap apabila dikonsumsi dengan makanan sumber vitamin C
  • Tambahkan susu skim pada sup, susu atau masakan berkuah.
  • Rebus atau masak sayuran dalam air yang tidak terlalu banyak hingga renyah. Ini akan membantu agar kandungan vitamin C tetap dalam jumlah yang banyak.

3.    Pola Hidup Sehat
Pola hidup sehat dapat membantu mempercepat penyembuhan TB, yaitu dengan:
  • Berpikir Positif : menghindari stress yang dapat menurunkan daya tahan tubuh
  • Olahraga secara rutin dan teratur : memperlancar aliran darah sehingga distribusi makanan lancar ke seluruh tubuh. Hal ini dapat mengurangi risiko malnutirisi yang sering terjadi pada pasien TB.
  • Mendapat sinar matahari dan udara segar yang cukup : pasien TB membutuhkan asupan oksigen yang banyak akibat rusaknya organ paru-paru. Sinar matahari merupakan asupan terbaik vitamin D yang bisa didapatkan pagi hari sebelum pukul 09.00 dan sore hari pukul 16.00-18.00 WIB.
  • Hindari merokok, asap rokok, dan polusi kendaraan bermotor. Gunakan masker jika memungkinkan.
  • Hindari alkohol agar tidak memperberat proses detoksifikasi pada hati.


Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan Sobat tentang gejala TB dan cara penanganannya.

1 comment:

  1. It's amazing for me to have a site, which is useful designed for my experience.
    thanks admin

    Here is my web-site: search engine optimization ()

    ReplyDelete