Benarkah Jeans Menyebabkan Kemandulan?

Berbicara tentang jeans memang tidak akan pernah ada habisnya. Jeans merupakan salah satu bahan pakaian yang menurut saya tidak pernah lekang oleh waktu. Saya memiliki satu jaket jeans yang saya beli saat saya SMP dulu dan sekarang saya merasa tidak out of date ketika memakaianya, karena model itu juga saya temukan saat ini. Seru bukan?

Mungkin, hal ini pula yang menyebabkan jeans banyak digemari oleh semua kalangan. Selain, tentu, jeans merupakan pakaian yang sangat mudah dipadu-padankan. Namun, benarkah ada ancaman yang sangat serius di balik semua keindahan jeans?

Yup! Menurut dr. I Made Setiawan, celana jeans yang ketat, dapat menyebabkan kemandulan. Teman-teman pasti sudah tahu jeans model pensil yang sangat marak di kalangan anak muda. Jeans model pensil ini memang memiliki model yang super ketat dengan ukuran semakin mengecil ke bawah.

Mengapa jeans ketat menyebabkan kemandulan?
Hal ini terjadi karena pada wanita, pengenaan celana berukuran ketat dapat menimbulkan penyakit Endometriosis. Penyakit ini memicu sel-sel endometrium bermigrasi dari rongga rahim lalu berdiam di indung telur sehingga menganggu kesehatan sistim reproduksi.

Tidak hanya wanita saja yang terancam kemandulan akibat jeans ketat, tetapi juga pada pria. Penggunaan jeans ketat pada pria dapat memperburuk kualitas sperma di mana penggunaan celana ketat dapat meningkatkan suhu pada scrotum yang tentunya juga menyebabkan peningkatan suhu pada testis yang dapat menurunkan kualitas sperma.

Untuk mengurangi risiko-risiko tersebut, sebaiknya kita menggunakan pakaian yang cukup longgar sehingga tidak terjadi gangguan pada peredaran darah, saraf, dan organ-organ lain.

Info kesehatan kali ini, saya dapatkan dari sebuah katalog water heater yang menurut saya sangat kreatif dalam hal pemasaran. Yup! Perusahaan ini membuat katalog tak semata berisi produk jualan seperti yang biasa kita kenal. Mereka membuat katalog menjadi semacam mini magazine yang padat informasi. Salut dengan tim pemasarannya! Sepertinya bisa dicontoh ya, Sob! Hehe

0 komentar:

Post a Comment